Ter Tanpa Me

Ter Tanpa MeWaktu lagi asyik G+an (googleplus-an) tadi sore, eh akhirnya terdampar di situs Mas Jamil dan sempat baca beberapa artikelnya. Ada satu artikelnya yang menarik dan membuat saya penasaran, ingin segera membacanya waktu pertama kali saya melihat judulnya yang “aneh”. Artikel tersebut berjudul “Ter Tanpa Me” yang mana ini jadi sebuah renungan dan motivasi buat saya pribadi khususnya dan mungkin bagi teman-teman kompi juga. Berikut saya kutipkan artikel tersebut :

Manusia adalah makhluk yang terbaik. Maka, seharusnya kita juga berlomba untuk menjadi yang terbaik atau setidaknya termasuk kelompok yang terbaik. Setiap kita memutuskan untuk melakukan sesuatu, saat itulah kita harus masuk kelompok yang terbaik. Jangan melakukan sesuatu asal-asalan, hanya karena kewajiban, atau yang penting ada kegiatan.

Saat kita memutuskan menikah maka berusahalah untuk menjadi kelompok suami yang terbaik. Saat dikaruniai buah hati maka berkomitmenlah untuk menjadi kelompok orang tua yang terbaik. Saat memutuskan membuat blog atau web maka berupayalah menyajikan yang terbaik, jangan asal buat setelah itu diabaikan.

Saat anda memutuskan menjadi karyawan, jadilah kelompok karyawan terbaik. Jangan asal-asalan, apalagi berprinsip “yang penting gajian”. Berikan prestasi-prestasi terhebat untuk perusahaan. Jadilah orang yang dibutuhkan perusahaan bukan menjadi beban bagi perusahaan. Percayalah, anda akan memperoleh banyak manfaat dengan menjadi karyawan terbaik.

Terus bagaimana menghindari sombong? Maka kita harus menambahkan kata “Tanpa Me”: Tanpa Mengharap pujian manusia. Kita menjadi yang terbaik bukan karena mengharapkan puja-puji dan tepuk tangan sesama manusia. Kita melakukannya karena rasa syukur kepada Sang Pencipta yang telah memberikan begitu banyak karunia.

“Tanpa Me” juga bermakna Tanpa Merendahkan orang lain. Untuk mengangkat derajat hidup kita caranya bukan dengan merendahkan atau menjatuhkan orang lain tapi justru dengan mengangkat orang lain. Pantang dalam hidup kita menjatuhkan rekan kita, apalagi rekan satu profesi.

Tanpa Merendahkan orang lain disini juga bermakna: Tanpa Menyakiti, Tanpa Menghina, Tanpa Menginjak, Tanpa Melukai, Tanpa Meremehkan orang lain.

Jadi menurut saya, berjuanglah anda untuk selalu menjadi kelompok yang “Ter”. Tapi ingat, “Tanpa Me”. Setuju? [Jamil Azzaini]

Singkatnya adalah :

Jadilah yang “TER TANPA ME”

Jadilah yang TERbaik TANPA MEngharapkan pujian manusia

Jadilah yang TERbaik TANPA MEnyakiti

Jadilah yang TERbaik TANPA MEnghina

Jadilah yang TERbaik TANPA MEnginjak

Jadilah yang TERbaik TANPA MElukai

Jadilah yang TERbaik TANPA MErendahkan orang lain

About Reiza

Banyak ilmu yang gratis kenapa harus malas?

Posted on 23/Oct/2011, in Coretan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: